Gaya Kepemimpinan dan Kiat-kiat Bisnis Chairul Tanjung - Ayo Bisnis

Post Top Ad

06 Juni 2018

Gaya Kepemimpinan dan Kiat-kiat Bisnis Chairul Tanjung


Ayobisnis - Salah satu contoh sukses gaya kepemimpinan di perusahaan swasta Indonesia adalah pengusaha Chairul Tanjung (CT), pemimpin grup perusahaan CT Corp (dulu Para Group). CT adalah tokoh pengusaha sukses, yang memiliki visi nasionalisme yang kuat.

CT adalah pengusaha asli Indonesia yang lahir di Jakarta pada 16 Juni tahun 1962. CT lahir dari rahim seorang ibu bernama Halimah, yang memiliki darah Sunda berasal dari Cibadak, Sukabumi. Ayahnya bernama A.G. Tanjung memiliki darah Batak, berasal dari Tapanuli Tengah. Ayahnya adalah wartawan pada era Orde Lama, yang menerbitkan surat kabar bertiras kecil.

Terlahir bukan dari keluarga kaya, tidak lantas membuat CT menjalani nasib serupa dengan kedua orangtuanya. Keinginannya yang keras untuk keluar dari kemiskinan membuatnya seperti menjalani berbagai usaha sejak usia belia. Ketika menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, CT telah melakoni usaha percetakan, penyedia peralatan praktik kedokteran, dan bahkan jual beli mobil.

CT terjun di berbagai usaha yang tidak berhubungan dengan latar belakang pendidikannya atau bahkan mengikuti hobinya seperti kebanyakan pengusaha lain. Saat ini CT Corp memiliki beragam lini usaha, seperti: bidang media (Trans TV, Trans7, CNN Indonesia, CNBC, Detik.com), finansial (Bank Mega, Mega Syariah, Para Finance), retail (Carrefour, Metro, Trans Mart), gaya hidup (Trans Studio, Mahagaya Perdana, Trans Lifestyle), perkebunan (CT Agro), dan properti.

Selain berbisnis dengan baik, CT adalah pengusaha yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Banyak pemikiran yang disumbangkan untuk kemajuan Indonesia. Di zaman pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yuhdoyono, CT adalah salah satu penggagas/penyusun Visi Indonesia Tahun 2030.

Menurut CT, bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang baik. Ada empat hal yang idealnya dimiliki oleh pemimpin bangsa. Pemimpin yang baik bagi Indonesia haruslah memiliki visi yang besar dan berjangka waktu panjang, berintegritas, kreatif dan inovatif, serta tidak hanya berbuat untuk dirinya, tetapi juga untuk kepentingan banyak orang.”

Model kepemimpinan yang cocok untuk Indonesia tidak akan sama dengan kepemimpinan Amerika Serikat, walaupun Amerika adalah negara yang paling maju. Kepemimpinan yang cocok adalah kepemimpinan yang berbasis budaya Indonesia, berbasis situasi kondisi keadaan di Indonesia. Kepemimpinan yang demikian tidak akan bertentangan dengan situasi yang ada.

Dalam hal ini, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi salah satu champion in the world. Bukan karena kekayaan alamnya, bukan karena tanahnya yang luas dan subur, bukan karena lautnya yang luas dan kekayaannya yang luar biasa, tetapi karena kemampuan sumber daya manusianya yang mempunyai daya saing (competitiveness) yang luar biasa di tingkat internasional.

Berikut ini adalah beberapa karakter dan gaya kepemimpinan CT:

Tekun dan kerja keras. Ketekunan dan sifat pekerja keras telah ditunjukkan sejak belia oleh CT. Tentunya hal ini dapat menjadi contoh yang baik bagi seluruh karyawan, yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang dinaungi CT Corp. Salah satu tugas sebagai pemimpin adalah menjadi contoh dan teladan yang baik.

Menjaga idealisme dan etika. Dalam beberapa paparan jelas terlihat bahwa CT memiliki sifat yang idealis dan sangat menjaga etika dalam berbisnis. CT tidak menghalalkan segala cara untuk membesarkan usahanya. Bahkan disebutkan, CT tidak pernah sekalipun menyuap aparat negara dalam melancarkan bisnisnya.

Mementingkan inovasi. CT selalu menekankan pentingnya inovasi dalam melakukan bisnis. Salah satu yang mudah terlihat adalah acara-acara yang mengisi stasiun TV yang dimiliki CT Corp, yang sering menampilkan program yang segar dan baru di Indonesia. Pentingnya inovasi ini ditanamkan oleh CT kepada seluruh karyawan, yang dimulai dari pucuk pimpinan setiap lini bisnis.

Visi yang jauh ke depan. CT adalah pemimpin visioner. Visi yang ditetapkan sungguh jelas berikut dengan parameternya. Sebagai contoh, CT memiliki visi pada 2030 Indonesia harus menjadi kekuatan ekonomi nomor lima terbesar di dunia, memiliki pendapatan per kapita 18.000 dollar AS, masuk ke dalam 10 besar tujuan wisata dunia, mandiri secara energi, dan minimal ada 30 perusahaan asal Indonesia yang masuk ke dalam Fortune 500.

Trust yang tinggi. CT memiliki tingkat kepercayaan (trust) yang tinggi. Dengan kata lain, CT dengan integritasnya dan profesionalismenya mendapat kepercayaan yang tinggi dari berbagai kalangan. Maka CT dengan mudahnya bisa merekrut orang-orang terbaik, untuk mengisi posisi pimpinan di unit-unit usahanya. Pendelegasian tugas pun dapat dijalankan dengan baik oleh CT. CT lebih memfokuskan pada membangun visi, nilai-nilai, dan juga tata kelola perusahaan yang baik.

Dari beberapa ciri kepemimpinan CT yang tegas, berani mengambil risiko, menyadari pentingnya inovasi, kreatif, kemampuan pendelegasian tugas, dan menjadi inspirator bagi banyak orang, dapat disimpulkan bahwa CT memiliki tipe kepemimpinan kewirausahaan (entrepreneurial leadership).

Di era perubahan yang serba cepat, CT menjalankan kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai-nilai kewirausahaan. Tipe kepemimpinan CT ini sangat kontras dengan gaya birokrasi yang lamban dalam pengambilan keputusan dan dengan proses yang bertele-tele. Kecepatan, kreativitas, profesionalisme, dan inovasi, adalah inti dari tipe kepemimpinan CT.  

Salam sukses

Post Top Ad